(BULETIN KAMPUNG KITA, Tambun Rengas) Ahmad Riski, bocah berusia 12 tahun warga Tambun Selatan RT 08 RW 08 Cakung Jakarta Timur ini tampak lemas setelah menjalani fisioterapi di Rumah Sakit Khusus Kanker Dharmais, Jakarta bersama ibunya, Maryani.Riski merupakan 1 dari sekian anak-anak indonesia yang saat ini tengah berjuang melawan penyakit yang sedang di deritanya.
Menurut diagnosa Dokter, Riski menderita Histosiosis X, penyakit yang di sebabkan oleh berkembang biaknya sel-sel pembersih yang disebut Histiosit dan sel sistem kekebalan lainnya yang disebut Eosinofil secara abnormal, terutama di tulang dan paru-paru. Tak jarang sel pembersih ini juga menyebabkan terbentuknya jaringan parut. Jenis Histosiosis X yang di derita Kiki termasuk kasus yang jarang di temukan, jenis Histosiosis X nya adalah Hand-Schuller-Christian, pada jenis ini organ yang terkena adalah kelenjar Hipofisa yang bisa menyebabkan penonjolan mata (Baca : eksoftalmos) . Orang tua Kiki, Maryani ( 38 Thn) dan Aman (39 thn) mulanya tidak menyangka kalau kiki menderita penyakit ini.
“Awalnya saat kiki berusia tiga tahun, Kiki hanya merasakan demam karna ada benjolan di bawah matanya, tapi setelah 3 bulan benjolan yang saya kira adalah bisul itu tidak kunjung pecah dan sembuh“
ungkap Maryani kepada Buletin Kampung Kita, (11/02/2015) di rumahnya.
Biaya yang di keluarkan oleh orang tua Kiki hingga saat ini tidaklah sedikit. Dalam membiayai pengobatan, selama ini keluarga Kiki hanya mengandalkan tanggungan dari asuransi BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan), ayah Kiki yang bekerja sebagai tukang ojek hanya berharap akan ada pihak-pihak yang dapat membantu untuk meringankan biaya pengobatan Kiki sehingga Kiki bisa sembuh seperti sediakala.(SR)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar